Menurut Fadli Zon, Tak Tepat Investasikan Dana Haji untuk Infrastruktur
Senin, 31 Juli 2017
Edit
BACA JUGA:
Gabedo.com - Wakil Ketua DPR Fadli Zon menilai, rencana pemerintah
menginvestasikan dana haji pada sektor infrastruktur kurang tepat.
Alasannya, belum tentu menguntungkan.
"Kalau diinvestasikan untuk infrastruktur dalam konteks
sekarang ini menurut saya tidak tepat karena infrastruktur yang sekarang ini
tidak berdampak pada ekonomi apa-apa dan resikonya tinggi. Misalnya membangun
jalan apakah kembali uangnya yang diinvestasikan untuk jalan," ujar Fadli,
di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (31/7/2017).
Fadli mengatakan, dana haji sebaiknya diinvestasikan pada
sektor yang berkaitan dengan ibadah haji seperti pembangunan hotel untuk jemaah
haji.
Sebab, selama ini jemaah haji Indonesia banyak yang mengeluh
karena jauhnya penginapan dengan Kompleks Masjidil Haram.
Namun, ia mengingatkan agar pemerintah memperbaharui
perjanjian dengan jemaah haji jika menginvestasikan dana tersebut untuk
membangun fasilitas penunjang ibadah haji.
"Kalau misalnya dibangun di Arab Saudi sana misalnya
semacam hotel untuk jemaah haji itu mungkin akan berbeda karena itu peruntukan
untuk jemaah haji, kemudian dipakai jemaah haji. Ibarat masuk kantong kiri
keluar kantong kanan, itu tidak ada masalah," lanjut dia.
Keinginan menginvestasikan dana haji ke sektor infrastruktur
disampaikan Jokowi usai melantik anggota Dewan Pengawas dan anggota Badan
Pelaksana Pengelola Keuangan Haji (BPKH) di Istana Negara, Jakarta, Rabu
(26/7/2017).
Nantinya, keuntungan dari investasi tersebut bisa dipakai
untuk menyubsidi ongkos dan biaya haji sehingga lebih terjangkau oleh
masyarakat.
Menurut Jokowi, cara seperti ini sudah dipakai di negara
lain sepeti Malaysia.
"Bisa saja kan (untuk infrastruktur). Daripada uang ini
idle, diam, ya lebih baik diinvestasikan tetapi pada tempat-tempat yang tidak
memiliki risiko tinggi, aman, tapi memberikan keuntungan yang gede," ujar
Jokowi.
Anggota BPKH Anggito Abimanyu mengaku siap menjalankan
instruksi Presiden itu.
Menurut dia, ada Rp 80 triliun dana haji yang siap
diinvestasikan.
